Total Pageviews

Sunday, August 8, 2021

DARI PBB KE BUNDARAN HI

5 Agustus 2021 merupakan hari peringatan diresmikannya hotel termegah di Indonesia dan bahkan di Asia Tenggara pada zamannya, Hotel Indonesia, yang ke 59 tahun. Hotel bersejarah terletak di jantung kota Jakarta, bundaran HI itu sengaja dibangun untuk memfasilitasi pesta olahraga Asian Games 1962 sekaligus menunjukkan pada dunia kalau Indonesia mampu melaksanakan event olahraga internasional bertaraf global.

OLEH-OLEH DARI PBB

KH Zainul Arifin saat menyertai Presiden Sukarno ke Kantor Pusat PBB di New York pada 1960 sempat menyaksikan kekaguman Sukarno akan rancang bangun gedung megah rancangan arsitek Abel Sorensen. Presiden kemudian mengundang Sorensen dan istrinya yang juga perancang bangunan Wendy untuk mendesain hotel berbintang pertama Indonesia sekaligus termegah di Asia Tenggara di atas tanah berukuran 25.85 meter.

Selama dua tahun hotel 16 lantai berkapasitas 500 kamar tersebut dibangun dengan menuangkan konsep dasar dari Presiden berslogan "A Dramatic Symbol of Free Nations Working Together". Konsep itu terkait erat dengan program politik nasional berlabel Trisakti.

KEPRIBADIAN INDONESIA

Pada upacara peresm⅖ian Hotel Indonesia, 5 Augustus 1962, KH Zainul Arifin didampingi Nyai Hamdanah Abdurrahim tampak duduk di deretan bangku paling depan VVIP selalu Ketua DPR seraya menyimak pidato Sukarno bertajuk, "Tunjukkanlah Kepribadian Bangsa".

Dibagian depan dinding hotel terukir relief kehidupan tradisional masyarakat Bali seluas 68 meter dikerjakan oleh 53 seniman. Hingga kini karya seni ini tetap terjaga keindahan pahatannya.

Sebagai bangunan bersejarah, Hotel Indonesia memiliki Heritage Room yang masih menyimpan memorabilia peresmiannya. Didalamnya dapat disaksikan gunting asli digunakan Presiden kala acara pengguntingan pita peresmian. Juga ada peranti makan yang digunakan dalam acara jamuan. Foto KH Zainul Arifin beserta istri sedang mendengarkan Presiden Sukarno masih terawat rapi dalam ruangan ini.



No comments: